Showing posts with label Rumah Tangga. Show all posts
Showing posts with label Rumah Tangga. Show all posts

Wednesday, May 17, 2017

Ini Dia Ciri-ciri Suami/Istri yang Terkena Pelet Orang Ketiga, No. 5 dan 8 Mungkin Pernah Kalian Alami..

Pernahkah Anda melihat pasangan suami istri yang terlihat harmonis dan nyaris tanpa cela, namun kemudian secara tiba-tiba suami atau istri tersebut tergila-gila dengan orang lain dan tidak ingat lagi pada keluarganya?

Ada banyak sekali penyebab suami/istri jatuh cinta pada orang lain dan melupakan keluarganya, salah satunya akibat pengaruh sihir pelet. Pelet sendiri merupakan ilmu sihir yang bisa mempengaruhi seseorang di bawah sadar untuk mencintainya.

Meski sihir dalam islam diharamkan, namun masih banyak orang yang memanfaatkannya demi mendapatkan apa yang diinginkan, misalnya: menguasai istri/suami orang, menghancurkan rumah tangga, dan lainnya.

Mungkin tidak semua orang percaya dengan adanya ilmu pellet, namun kenyataannya sudah banyak rumah tangga yang rusak akibat pengaruh sihir yang jahat ini.


Ayat al-Qur’an dan Hadits yang Menceritakan Tentang Kejahatan Sihir Pemisah Suami-Istri

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut.

Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, “Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.”

Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka.

Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.” (QS. Al-Baqoroh : 102)

Dari Jabir RA, Rasulullah SAW telah bersabda,

“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgahsananya di atas air, kemudian dia mengutuskan tenteranya, maka yang paling dekat kedudukannya di antara mereka kepadanya ialah yang paling besar fitnahnya. Salah seoarng daripada mereka datang seraya berkata: Aku telah berbuat begini dan begini.

Lalu Iblis berkata: Kamu belum berbuat apa-apa.

Rasulullah SAW bersabda: Kemudian salah seorang daripada mereka datang seraya berkata: Aku tidak meninggalkannya hingga aku telah menceraikannya daripada isterinya.

Rasulullah SAW bersabda: Kemudian Iblis mendekatkannya kepadanya  seraya berkata: Ya Kamu (Baik). al-A’masy (perawi) berkata; Aku melihat Rasulullah SAW bersabda; Kemudian dia menjadi pembantu setianya”. (HR. Muslim 5032)

Ciri-ciri Orang yang Terkena Sihir Pelet

Orang yang terkena sihir pelet umumnya akan mengalami gejala yang tak wajar. Bagi yang terbiasa bersama, pastilah dia akan mengenali ciri-ciri tersebut. Berikut ini beberapa cirri-ciri seseorang yang terkena pelet, baik laki-laki maupun wanita:

  • 1. Timbul rasa cinta yang berlebihan sehingga tidak bisa ditahan
  • 2. Selalu terbayang-bayang wajah seseorang yang menyihirnya
  • 3. Keinginan untuk bertemu atau selalu rindu dengan orang memeletnya
  • 4. Sering pusing kepala, terutama jika hasratnya ingin bertemu orang yang memeletnya tidak tersampai
  • 5. Sering marah-marah tidak jelas pada istri atau suaminya
  • 6. Merasa tunduk dan patuh terhadap perintah seseorang yang memeletnya
  • 7. Merasa tidak enak badan, namun rasa itu akan hilang seketika saat berjumpa dnegan orang yang memeletnya
  • 8. Tidak bernafsu terhadap istri atau suaminya sendiri
  • 9. Nafsu makannya hilang saat di rumah, tapi nafsu makannya meningkat ketika menikmati masakan orang yang memeletnya

Cara Menyembuhkan Seseorang Dari Pengaruh Sihir Pelet

Upaya penyembuhan bagi seseorang yang terkena sihir pelet tidaklah mudah. Cara pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengeluarkan pengaruh sihir atau kekuatan pelet dari tubuh si korban.

Setelah kekuatan tersebut hilang, maka harus dilakukan pemulihan dengan memberikan pencerahan pada korban agar lebih mendekatkan diri pada Allah Subhanallahu wa Taala sehingga kekuatan jahat tersebut tidak bisa menguasainya kembali.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan seseorang dari pengaruh pelet, yakni  dengan melakukan rukyah pada orang yang terkena pellet. Atas izin Allah SWT, maka pengaruh sihir pellet akan menghilang dan korban bisa kembali hidup normal kembali.

sumber : wajibbaca.com

Saturday, April 1, 2017

INGAT YA...!!! Saat Kamu Diberi Pinjaman Uang, Bukan Berarti Temanmu Banyak Uang. Jadi Jangan Lupa Menggantinya

Persahabatan yang sudah berjalan lama, kedekatan yang sudah terasa sangat erat terkadang membuat kita sangat mudah untuk merasa peduli pada teman ataupun sahabat yang selalu ada didekat kita. Tak jarang hal itu membuat kita tidak sungkan untuk berbagi banyak hal pada mereka yang kita sebut teman.

Sampai-sampai karena saking seringnya bersama, bermain bersama, dan kadang sama-sama mengalami masa-masa yang sulit membuat kita tidak sungkan untuk berbagi dalam hal materi walupun dia yang kita sebut sebagai teman itu adalah orang yang tidak ketahui dimana rumahnya. Perasaan persaudaraan ini akan semakin terasa jika orang yang kita sebut teman itu sama-sama merupakan anak rantau.


Namun apa yang kita dapatkan setelah kebaikan yang kita berikan, terkadang beberapa dari mereka membalasnya dengan kepahitan. Jika soal uang mereka bisa saja berubah dalam waktu seketika. Dari yang biasa-biasa saja menjadi sangat dekat dan itu hanya akan terjadi kalau lagi butuh uang. Dan dari yang awalnya dekat mendadak menjauh hanya gara-gara kita menagih uang yang mereka pinjam. Hal itulah yang membuat kita kadang bertanya-taanya apa yang sedang mereka pikirkan? Apakah mereka teman atau penipu?

Meminjamkan Materi Pada Teman Yang Kesulitan Itu Bukan Karena Rejeki yang Berlebih

Bukankah kalian sudah tahu mengenai keuanganku, jika pun aku memberikan pinjaman uang kepadamu itu bukan berarti karena aku banyak memiliki uang tapi itu karena aku peduli padamu. Karena awalnya aku percaya kamu akan menggantinya bukankah seperti itu janjimu saat meminjam uang. Bahkan aku sampai rela berhemat agar bisa memberikanmu pinjaman karena kamu bilang sangat mendesak. Saat itu aku juga kekurangan karena aku mengerti dengan apa yang mendesakmu kupikir tidak masalah memberikanmu pinjaman meski diriku sebenarnya dalam keadaan kekurangan.

Uang yang Kamu Pinjam Jumlahnya Memang Tidak Banyak, Tapi Bukankah Seharusnya Kamu Segera Mengembalikan Uang Tersebut Disaat Aku Membutuhkan?

Jumalah uang yang kamu pinjam itu memang tidak seberapa, bagi sebagian orang kehilangan uang dengan jumlah tersebut mungkin tidak akan masaslah, tapi bagiku jumlah uang yang kamu pinjam itu sangat banyak, dan karena aku sangat membutuhkahnya nilainyapun menjadi semakin berkalilipat. Lagi pula keuanganku memang tidak banyak bukan, jadi sudah wajar kiranya jika jumlah yang kamu pinjam itu bernilai sangat besar bagi diriku.

Tanpa Ragu Aku Memberikanmu Pinjaman Uang Karna Kita Sama-sama Sebagai Perantau

tanpa berfikir panjang mengenai keadaanku sendiri aku langsung memberikanmu pinjaman materi, karena saat itu aku berfikir karena sesama teman jika nanti aku membutuhkan bantuanmu kamu akan membantuku juga. Saat itu aku mencoba membayangkan jika aku ada pada posisimu yang tidak memiliki jalan lain untuk menyelesaikan masalahmu itu.

Namun Apa yang Kamu Lakukan Saat Aku Mencoba Managihnya? Aku Malah Terlihat Seperti Pengemis

Saat aku mencoba meminta kembali uang yang kupinjamkan karena aku juga terdesak masalah keuangan, apa yang aku dapatkan hanyalah janji-janji yang tidak pernah ditepati. Kamu pura-pura lupa, saatku tagih langsung kamu bilangnya ada tapi sedang tidak dibawa lalu kamu kembali menjanjikan akan membayarnya esok hari. Janji-janji seperti terus saja kamu ucapkan sampai-sampai aku bosan menagihnya karena aku terlihat seperti orang yang mengemisnya.

Terkadang Kamu Terkesan Meremahkan Jumlah Uang yang Kupinjamkan Lalu Emosi Sendiri

Karena aku membutuhnya tentu saja aku terus-terusan managihnya padamu. Bahkan kamu sendiri sampai bosan dan menghindariku kan karena kamu malu. Lalu ditempat umum kamu akan berkata ‘akan aku bayar cuma uang segitu kok’. Kamu terkesan meremehkan, kalau memang jumlahnya tidak seberapa mengapa tidak membayarnya saja dengan sesegera mungkin. Jumlah yang kamu anggap tidak seberapa itu bagiku sangatlah penting.

Akhirnya Gara-gara Tak Mau Mengembalikan Pinjaman Kamu Menghindar Lalu Memutuskan Pertemanan

Ini sangat sering terjadi, aku rasa bukan hanya temanku saja yang akan melakukan hal ini, banyak teman-teman orang di dunia ini habis pinjam uang lalu gak mau bayar kemudian memutuskan pertemanan, disms, telpon, imel serta akun sosmednya semua kalau dikirimi pesan mau meminta uang yang dulu dipinjam pesannya hanya dibaca saja paling buruk adalah sama sekali tidak dibaca karena sudah tau isi pesannyaberisi pesan mau menagih hutan. Dan pada akhirnya aku tidak memiliki pilihan lain selain mengiklaskannya saja, walau sebenarnya tidak ikhlas.

Sunday, February 19, 2017

Begini Cara Menstimulasi Pikiran Positif Jika kamu Belum juga Mendapatkan Anugrah Kehamilan

Bukan rasa bersalah dan kecewa yang dibutuhkan untuk segera hamil. Perubahan pola berpikir bahwa Anda bisa hamil yang lebih dibutuhkan. Lakukan afirmasi positif seperti “Saya pasti hamil” atau “Saya akan segera hamil” sebagai bentuk penyampaian hal-hal positif pada diri kita dan memotivasi diri melakukan yang terbaik.

Hasrat untuk memiliki anak yang tidak segera terpenuhi dijadikan krisis besar dalam kehidupan pernikahan. Bahkan cenderung membuat pasangan memandang segala aspek kehidupan secara negatif. Ungkapan seorang istri di novel “Test Pack” karya Ninit Yunita, “Kucing tetangga saja sudah hamil berkali-kali, masa saya tidak juga hamil?” bisa jadi jeritan Anda saat ini. Banyak ahli mengakui, pikiran-pikiran negatif malah membuat seorang perempuan sulit untuk hamil, karena kondisi fisik dan pikiran sedang dalam kondisi tidak relaks.

Ayahbunda menemukan beberapa fenomena kekhawatiran yang sebenarnya tak perlu. Ayo kita atasi!

“Dalam sebulan ini, sudah ada tiga undangan acara baby shower. Haruskah saya hadir? Saya malas sekali! Di sana saya paling-paling bengong dan lagi-lagi sakit hati dengan semua obrolan soal bayi. Mengingatkan saya yang belum juga hamil sampai saat ini!”


Undangan baby shower sebenarnya sifatnya sangat intim, artinya calon ibu yang berbahagia hanya mengundang orang-orang yang dekat di hatinya. Tegakan Anda menampik undangan tersebut? Baby shower memang biasanya diisi dengan aneka permainan seru tentang kehamilan dan bayi. Bila Anda merasa tak mampu menghadapi ini, tak perlu memaksakan diri melihat acaranya –misalnya dengan menyingkir sejenak ke ruang lain. Yang penting, cobalah melihat dari sisi positif, yaitu menghargai pengundang dan ia pasti bahagia Anda hadir. Anda juga dapat belajar berempati dengan para wanita hamil terhadap proses dan segala permasalahan yang muncul. Pikiran yang positif membantu Anda mampu mengalahkan rasa segan dan malas. Lagipula Anda bisa sekaligus “cek ombak” sebagai sumber inspirasi untuk membuat baby shower untuk Anda sendiri nanti!

“Seluruh sahabat satu geng saya sudah punya anak. Setiap kali berkumpul, obrolan sudah berubah menjadi pembahasan perkembangan dan kehebatan anak masing-masing. Hang out pun sudah pindah ke tempat bermain atau butik keperluan anak. Saya bingung, harus ikut ngobrol atau tidak? Ikut pergi dengan mereka atau tidak? Saya kan belum punya anak!”

Tidak banyak yang beruntung memiliki sahabat-sahabat yang kompak seperti Anda. Ini keberuntungan Anda yang pertama. Keberuntungan kedua, coba pikirkan hal ini: Anda memiliki teman-teman terbaik yang sudah punya pengalaman hamil dan membesarkan anak. Anda punya buku atau kamus hidup! Buat apa Anda bingung, akan ikut ngobrol apa, atau malah meminta mereka untuk tidak membicarakan tentang anak. Hal itu tidak akan lantas membuat Anda menjadi lekas hamil, kan? Bisa-bisa Anda malah membuat para sahabat kecewa, akibatnya perlahan tapi pasti mereka akan menjauhi Anda. Manfaatkan saja pengalaman mereka! Tanyakan sebanyak-banyaknya tip-tip hamil bahagia dan cara sukses membesarkan anak. Bahkan posisi seks yang membuat mereka bisa hamil! Anda pun masih bisa berbagi tentang pengalaman sendiri, bisa juga tentang tumbuh kembang keponakan yang Anda amati dan minta komentar mereka. Ikut saja pergi belanja keperluan anak bersama sahabat-sahabat Anda. Anda bisa jadi “konsultan” yang memberikan masukan perlu atau tidaknya barang tersebut dibeli. Ssst... seringkali ibu atau calon ibu “lapar mata” bila melihat barang-barang untuk anak, lho!

“Saya dan sahabat saya Ririn menikah di bulan dan tahun yang sama. Tiga bulan lalu, Ririn sudah menimang bayinya. Saya? Tanda-tanda hamil pun tak kunjung datang. Bahkan teman lain yang baru menikah setahun lalu, sekarang sudah hamil 5 bulan! Sepertinya Tuhan tidak adil. Apa saya belum layak jadi ibu?”

Layaknya menanam bunga atau pohon, meski ditanam pada waktu bersamaan, belum tentu bisa tumbuh sama dan dipanen bersama. Begitu juga dengan Anda. Anda dan Ririn adalah individu yang berbeda, baik dari segi fisik maupun psikis. Perbedaan ini menjadi salah satu alasan pembuahan tidak terjadi bersamaan. Kondisi tidak hamil belum tentu juga diakibatkan karena Anda atau suami tidak atau kurang sehat. Untuk memastikannya, sebaiknya Anda dan suami memeriksakan kondisi organ reproduksi kepada ahlinya. Hindari membangun prasangka, apalagi keraguan atau prasangka terhadap kesehatan organ reproduksi pasangan hanya akan malah membuat hubungan suami istri terganggu. Bukannya berakhir dengan kehamilan, tapi malah berakhir dengan pertengkaran. Menyalahkan diri sendiri pun bukan hal bijaksana. Kondisi emosi yang tegang cenderung mempersulit suksesnya konsepsi.

“Saya mendapat berita bahagia dari seorang teman yang tinggal di kota lain. Melalu telepon, ia mengabarkan kehamilannya yang kedua dengan nada yang begitu bahagia. Saya geram mendengarnya. Dia sudah hamil untuk kedua kalinya. Saya, satu kali saja belum pernah! Saya nggak senang menerima telepon dengan kabar seperti ini.”

Sebuah berita bahagia harapannya adalah membawa kebahagian –untuk yang memberitakan, maupun untuk penerima berita. Bila Anda sebagai penerima berita merasa tidak bahagia, ini bukan kesalahan teman Anda. Anda boleh saja merasa sedih, tapi, lagi-lagi ada yang perlu Anda ingat, akankan kesedihan Anda itu lantas membuat Anda menjadi langsung hamil? Tidak begitu bukan? Rasa sedih malah membuat Anda tidak relaks. Padahal proses prakonsepsi butuh kondisi tubuh yang sehat dan relaks. Belum lagi jika rasa sedih Anda “menular” dan memengaruhi teman yang sedang hamil tersebut –janinnya bisa terganggu dengan kesedihannya. Akan lebih positif bila Anda mengatakan, “Selamat atas kehamilanmu! Doakan saya segera menyusul.” Teman Anda senang, dan Anda akan mendapatkan banyak doa yang dipanjatkan untuk Anda.

Tuesday, September 6, 2016

INILAH 7 Tanda-Tanda Seorang Suami Mulai Melirik Perempuan Lain, No 5 Tanpa Sadar Dilakukan..

Tidak selamanya perjalanan hidup rumah tangga selalu berjalan dengan mulus. Rintangan dan tantangan yang kerak hadir itu memang hal biasa. Namun jika yang berhubungan dengan keterpikatan dengan wanita lain oleh suami tentu membuat istri sangat resah. Untuk tidak su’udzhon, memang tidak semudah yang dikatakan, karena pada dasarnya hal ini berkenaan dengan hati dan olah rasa.

Menuduh begitu saja suami ada ketertarikan dengan wanita lain, padahal hal ini hanya salah paham akan membuat rumah tangga semakin runyam. Untuk itu, kenalilah beberapa hal yang mengarah tanda-tanda suami terpikat dengan wanita lain.


1.Suami terlihat mudah marah atau tersinggung saat berada di dalam rumah. Padahal dulunya ia adalah tipe suami penyabar dan penyayang. Kesalahan istri atau anak-anak sedikit saja, biasanya cepat diredakan, tapi ternyata hal ini tidak.

2.Suami terlihat lebih suka menyendiri saat dirumah, tidak suka  kumpul-kumpul di tengah keluarga. Padahal sebelumnya ia termasuk tipe suami yang ramah dan bersahabat dan suka berbagi cerita.

3.Lebih suka menyibukan diri sendiri yang di luar kebiasaan, atau lebih suka dengan  handphone-nya atau laptopnya, padahal tidak tugas lembur kantor.

4.Suami terlihat enggan diajak diskusi mengenai harmonisasi rumah tangga, ia banyak mengalihkan pada topik yang lain.

5.Tiba-tiba suami suka membanding-bandingkan istri dengan wanita lainnya, padahal sebelumnya sama sekali tidak.

6.Mempunyai kebiasaan baru yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Semisal tiba-tiba menyukai olah raga bersepeda pagi, suka pergi ke kafe atau pergi ke mall sendirian dan lain-lain tanpa mau mengajak keluarga.

7.Suami terlihat mempunyai kebiasaan melamun sendiri, atau tersenyum-senyum sendiri seolah mengingat suatu momen tertentu, dan saat ditanya ia agak kelagapan.

Jika ke tujuh tanda ini sudah terlihat, kemungkinan ada indikasi mengarah suami terpikat wanita lain. Namun disarankan untuk tidak terburu-buru menjatuhkan tuduhan jika suami sudah terpikat wanita lain.

Ingat ya, terpikat dengan selingkuh itu berbeda, untuk itu komunikasi yang lebih gencar dengan cara bertanya dengan lemah lembut dan lebih memperbaiki diri akan lebih utama daripada menuduh hal-hal yang belum pasti. Insyaallah hal ini bisa diperbaiki, hingga hubungan Anda dengan suami akan harmonis kembali.

Jika artikel ini bermanfaat tolong share yaa..